Langsung ke konten utama

Postingan

HELLO MY 2

Hello my 2. 364 hari menuju 20 tahun. hari ini, saat menjalani 19 tahunku aku belajar sesuatu, bahwa nyatanya manusia itu sungguh menyakitkan, kenyataannya manusia itu seperti ombak, mampu membawa mu terombang ambing di lautan.  bahwa manusia adalah makkluk paling ssempurna yang Allah ciptakan, hingga banyak sekali sifat sifat manusia yang dapat dilihat. kala itu, saat di perantauan, pengalaman pertama ku, bisa dibilang berat, tapi tidak juga. hebatnya, aku jarang sekali homesick, karena mimpi ku selalu ingin bebas dan terbang. saat itu aku tidak ingin di kekang oleh siapapun, aku ingin menjalani hidup dengan gaya ku sendiri. banyak sekali hal yang tidak aku sukai di rumah, banyak hal yang menurutku tidak adil, jadi aku jarang merindukan rumah. solo tahun 2023. semester 3 aku mengalami banyak sekali teguran, masalah yang sebenarnya sangat kecil, tapi sungguh membuat ku rapuh. aku mulai merasakan kembali perasaan yang sama ketika berada di tahun 2018. perasaan sesak yang tak terdesk...
Postingan terbaru

Hello Me 1

Dulu ada yang bertanya padaku, " mengapa kamu ingin belajar psikologi ? " langsung ku jawab dengan lantang " tentu saja, karena aku ingin mengetahui karakter orang lain",  Dia berkata lagi " yakin?  biasanya orang yang ingin belajar psikologi adalah orang yang ingin mengenal dirinya bukan orang lain "  Ku balas sekali lagi dengan lantang, " aku sudah mengenal diri ku kok"  kataku dengan nada sombong. Waktu itu aku baru menjalani kehidupan selama 17 tahun, tidak selama beliau, tidak selama orang lain. Yang ku tahu aku sudah mengenal diriku dengan baik, terlalu berbangga karena aku dewasa sedikit lebih cepat. nyatanya yang namanya kehidupan akan terus berjalan. nyatanya yang namanya manusia perlahan lahan, seiring dengan berjalannya waktu. akan terus berubah dan bertumbuh,  Yekarang sudah 1 tahun sejak aku berbangga, dan aku sedang di uji dengan diriku sendiri. hal yang belum bisa aku taklukan. dan mungkin itulah alasan aku di uji terus. ...

TABIK

Bagaimana mungkin aku berjalan menuju sungai tanpa ada batu, bagaimana aku berenang tnpa air. Bagaimana rasanya berjalan tanpa tujuan. Berjalan tanpa air dan terbang tanpa angin Kata orang menjadi sempurna itu begini, begitu , lalu di tuntut seperti itu, padahal ada banyak cara menjadi aku. Aku adalah aku, bahkan ketika kita menjadi orang lain aku adalah aku. Jantung ku yang selalu berdebar dan berdetak kuat kala aku mendengarnya , aku yang menyukai diriku, yang selalu ingin bebas, dan bermimpi. Selalu ingin menulis dan menuangkan rasa, yang masih mencari pena baru dan buku baru. Bahkan ketika itu tidak sejalan dengan mimpi  ku bagaiman amungkin aku berhasil melewatinya. Betapa bahagianya dan keren itu, ketika tahu perjalanan ku tidak mudah. Ketika tahu, dulu, kala rasa rendah itu mengalir, rasa tak suka itu datang, aku hanya memiliki satu keyakinan utuh, satu hal yang membuatku untuk tetap tegak. Setiap aku berjalan, berlari, berfikikir, itu semua menyenangkan. Aku ...